Bagi banyak orang, kacamata dan lensa kontak siang hari adalah beban. Untungnya, kemajuan teknologi telah menawarkan dua solusi utama untuk mengoreksi kesalahan refraksi, terutama miopi (mata minus): Orthokeratology (Ortho K) dan LASIK.
Keduanya menjanjikan penglihatan jernih tanpa alat bantu di siang hari, namun filosofi, metode, dan dampaknya sangat berbeda. Ortho K menawarkan solusi sementara yang reversibel, dan prosedur LASIK menawarkan koreksi yang cenderung permanen.
Memilih antara Ortho K dan LASIK adalah keputusan besar yang melibatkan pertimbangan usia, gaya hidup, risiko, dan tujuan jangka panjang (apakah hanya koreksi atau sekaligus kendali miopi). Di bawah ini penjelasan lengkap tentang perbedaan Ortho K dan FemtoLASIK.
Baca juga: Tingkat Keberhasilan Operasi LASIK, Benarkah Bisa Gagal?
Perbandingan Metode: Prosedur Bedah dan Non-Bedah
Perbedaan terbesar antara kedua perawatan ini terletak pada sifatnya: LASIK adalah prosedur bedah permanen, sementara Ortho K adalah perawatan non-bedah yang reversibel.
1. Ortho K: Pembentukan Kornea Saat Tidur (Non-Bedah)
Orthokeratology (sering disingkat Ortho K) adalah prosedur non-bedah yang menggunakan lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP) khusus yang dirancang secara individual. Lensa Ortho K dipakai semalaman saat pasien tertidur. Lensa ini secara lembut dan sementara akan meratakan permukaan korean. Penipisan sentral kornea ini akan mengubah cara cahaya dibiaskan dan menghasilkan penglihatan yang lebih jernih pada siang hari setelah lensa dilepas.
Efeknya yang sementara, jika penggunaan lensa dihentikan, maka kornea akan kembali ke bentuk aslinya dan miopia akan kembali.
Meski begitu, Ortho K sering jadi solusi unggulan untuk mengendalikan miopia pada anak-anak dan remaja. Berbagai studi menunjukkan bahwa Ortho K efektif memperlambat laju peningkatan mata minus hingga sekitar 50% dibandingkan kacamata standar.
2. LASIK (FemtoLASIK)
LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis), terutama yang menggunakan teknologi Femtosecond Laser (FemtoLASIK), adalah prosedur bedah refraktif yang bertujuan memberikan hasil koreksi permanen.
LASIK menggunakan laser Femtosecond untuk membuat lapisan tipis atau flap pada kornea (di IEC Eye Care pembentukan flap menggunakan mesin Elita). Flap kemudian diangkat, dan laser Excimer digunakan untuk membentuk kembali lapisan kornea di bawahnya (stroma) secara permanen. Lalu, flap akan dikembalikan ke tempatnya dan melekat kembali tanpa jahitan.
Koreksi yang dihasilkan LASIK bersifat permanen, dan mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak secara signifikan dengan waktu yang sangat lama. Namun, LASIK hanya boleh dilakukan pada pasien dengan usia minimal 18 tahun dengan resep kacamata yang stabil.
Baca juga: Proses Operasi LASIK Mata dan Waktu yang Diperlukan
Perbandingan Risiko Ortho K vs LASIK
Meskipun keduanya dianggap aman, risiko dan proses pemulihan mencerminkan perbedaan mendasar antara lensa kontak dan operasi. Berikut penjelasan lengkapnya.
- Ortho K: Risiko utama terkait dengan kebersihan lensa kontak. Jika lensa RGP tidak dirawat atau dibersihkan dengan benar, ada risiko infeksi mata yang serius, seperti keratitis mikrobial. Namun, karena tidak melibatkan pemotongan jaringan, Ortho K tidak memiliki risiko komplikasi bedah seperti flap bergeser.
- LASIK: Sebagai prosedur bedah, terdapat risiko yang lebih serius (meskipun jarang). Ini termasuk komplikasi flap (misalnya dislokasi atau pertumbuhan epitel di bawah flap), sindrom mata kering kronis (dry eye syndrome), dan efek visual pasca-operasi seperti glare dan halo di malam hari. Risiko infeksi juga ada, tetapi sangat rendah.
Perbandingan Proses Pemulihan
Pada proses pemulihan, keduanya sama-sama tidak akan merasakan sakit. Jika Anda menjalani prosedur LASIK, Anda akan diberikan anestesi berbentuk obat tetes mata. Pasien hanya akan merasakan tekanan ringan pada mata selama prosedur. Pasca operasi, pasien juga mungkin akan merasakan tidak nyaman seperti mata gatal, rasa mengganjal, dan mata berair. Namun, ketidaknyamanan ini akan hilang dalam waktu 24-48 jam.
Pemulihan visual LASIK cukup cepat, biasanya pasien dapat melihat dengan jelas pada keesokan harinya. Namun, untuk pemulihan total dan stabilitas penglihatan bisa memakan waktu 3-6 bulan.
Sedangkan pada Ortho K tidak dilakukan prosedur bedah seperti LASIK. Ketidaknyamanan hanya terjadi pada saat adaptasi awal dengan lensa RGP di malam hari, namun umumnya ini proses pemulihan cukup cepat. Penglihatan akan mulai membaik dalam beberapa hari pertama, dan koreksi penuh tercapai dalam 1 minggu hingga 2 minggu pemakaian yang konsisten.
Baca juga: Adakah Efek Samping Jangka Panjang Setelah Operasi LASIK?
Perbedaan Biaya Ortho K vs LASIK
Membandingkan biaya Ortho K vs LASIK membutuhkan pemikiran jangka panjang, bukan hanya biaya awal. Berikut perkiraan biaya Ortho K dan LASIK.
- LASIK: Merupakan biaya satu kali di muka (upfront) yang besar. Biaya ini mencakup prosedur FemtoLASIK untuk kedua mata, pemeriksaan pra-operasi yang komprehensif, dan kunjungan pasca-operasi awal. Meskipun biayanya mahal (umumnya berkisar antara Rp15.000.000 hingga lebih dari Rp30.000.000 untuk kedua mata di Indonesia), tidak ada biaya rutin setelah itu (kecuali potensi enhancement jika diperlukan di masa depan).
- Ortho K: Memiliki biaya awal yang lebih rendah (mencakup fitting dan lensa RGP pertama, sekitar Rp8.000.000 hingga Rp15.000.000 per pasang). Namun, Ortho K melibatkan biaya berulang (recurring costs) yang signifikan, termasuk penggantian lensa (biasanya setiap 1-2 tahun) dan biaya kunjungan tindak lanjut rutin yang ketat untuk pemantauan kornea dan kendali miopi.
Itulah perbedaan Ortho K vs LASIK Femto yang bisa jadi pilihan kamu untuk melakukan prosedur koreksi mata. Tertarik untuk melakukan LASIK dan prosedur koreksi lainnya? Lakukan LASIK mata di Klinik IEC Eye Care. Dapatkan pelayanan terbaik dari dokter spesialis mata profesional berpengalaman.
Referensi:
- American Academy of Ophthalmology (AAO). (2024). LASIK Eye Surgery. https://www.aao.org/eye-health/treatments/lasik
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Healthy Contact Lens Wear and Care. https://www.cdc.gov/contactlenses/index.html
- PubMed Central (PMC) – National Center for Biotechnology Information. (2022). Long-term Orthokeratology: A Decade of Use Reveals About Myopia Control, Safety, and Vision Stability. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9356608/
- Healthline. (2021). Femto LASIK: What to Expect, Recovery, and More. https://www.healthline.com/health/eye-health/femto-lasik




